Skip to content

Enru 1980 – 1741

Enru, seorang tenaga ahli biro iklan dari Jakarta, karena suatu hal yang belum bisa dijelaskan, terlempar dari abad 20 ke abad 18. Dia terlontar tiga ratus tahun ke jakarta masa silam yang ketika itu masih bernama Batavia. Dalam keadaan bingung dan perasaan penuh ingin tahu, masuklah Enru ke dalam sebuah petualangan yang sama sekali belum bisa diketahui bagaimana akhirnya. Di Batavia, selain ia mendapati bangsa Belanda yang ketika itu sedang berkuasa, juga ia menemui masyarakat Tionghoa yang masih terbagi dua kelompok yakni Tionghoa peranakan dan Tionghoa totok, dimana ia mengalami suka duka hidup didalam dua kelompok yang berbeda itu. Juga secara tidak sukarela ia menjadi saksi mata ketika seorang indo-eropa menjalani hukuman ditarik oleh empat ekor kuda ke empat penjuru di sebuah tempat yang di kemudian hari bernama Pecah Kulit. Sebuah novel yang sangat menarik dan sarat akan sejarah Betawi tempo dulu. 

Resensi oleh om Aldi The. Ditulisnya pada 19 Febuari 2017. Sekali lagi terima kasih, Om.

 

Enru 1980 – 1741 dapat teman-teman baca hanya dengan 1 saja permohonan dari saya: mohon hormati karya cipta saya dengan tidak mencopas seluruh dan atau sebagian dari cerita ini tanpa izin dan atau tanpa menyebut saya sebagai penulisnya.

e819fee3-ff66-4d9e-be23-4137e4136129

Foto Museum Sejarah Jakarta yang dulunya berfungsi sebagai Balai Kota Batavia. (beberapa adegan dalam cerita ini berlokasi di bangunan tersebut)

Difoto oleh Ko Giri Tjoa. (Trims ya, Ko atas izin penggunaan foto)

Oke, selamat membaca. Saya usahakan update reguler.

  1. Prolog http://wp.me/PeQ9P-9w
  2. 1 – Pa Shnia http://wp.me/PeQ9P-9L
  3. 2 – Peng Guan http://wp.me/PeQ9P-9T
  4. 3 – Yo Sinshe http://wp.me/PeQ9P-a4
  5. 4 – Pecah Kulit http://wp.me/PeQ9P-a6
  6. 5 – Hidup Baru http://wp.me/PeQ9P-a8
  7. 6 – Tio Sinshe http://wp.me/PeQ9P-ar
  8. 7a – Jung dan Tionghoa http://wp.me/PeQ9P-at
  9. 7b – Tanah di Ommelanden http://wp.me/PeQ9P-av
  10. 8 – Perjodohan http://wp.me/PeQ9P-az
  11. 9 – Kompeni di Batavia http://wp.me/PeQ9P-aB
  12. 10a – Badai di Batavia http://wp.me/PeQ9P-aD
  13. 10b – Kota Terasi http://wp.me/PeQ9P-aF
  14. 11a – Marga yang Sama http://wp.me/PeQ9P-aH
  15. 11b – Ni Hoe http://wp.me/PeQ9P-aK
  16. 12 – Menikah http://wp.me/PeQ9P-aM
  17. 13 – Kelahiran Gwat Nio http://wp.me/PeQ9P-aS
  18. 14 – Tanda Tanya http://wp.me/PeQ9P-aV
  19. 15 – Kenakalan Gwat Nio http://wp.me/PeQ9P-aZ
  20. 16 – Kapiten Tionghoa http://wp.me/PeQ9P-b2
  21. 17 – Adik untuk Gwat Nio http://wp.me/PeQ9P-b9
  22. 18 – Perampok Bermarga Ong (terjadwal 26 April 2017)
  23. 19 – Cui Sinshe, Cui Sinshe, Cui Sinshe (terjadwal 3 Mei 2017)
  24. 20 – Putra Ibu Pertiwi (terjadwal 10 Mei 2017)
  25. 21a – Salim (terjadwal 17 Mei 2017)
  26. 21b – Rampok di Batavia (terjadwal 24 Mei 2017)
  27. 22a – Sincia (terjadwal 31 Mei 2017)
  28. 22b – Titik Balik (terjadwal 7 Juni 2017)
  29. 23 – Satu Kata, “Ikut.” (terjadwal 14 Juni 2017)
  30. 24 – Besi, Paku, Pedang (terjadwal 21 Juni 2017)
  31. 25 – Si ‘Panglima Besar’ (terjadwal 28 Juni 2017)
  32. 26 – Paningarang (terjadwal 5 Juli 2017)

 

2 Komentar
  1. Ini keren! Semangat… Aku tunggu lanjutannya 🙂

  2. Terima kasih. Selamat mengikuti ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: